Rabu, 28 Oktober 2015

Tips dan Trik Mengajar Piano Sistem Group Bagian 1

Mengajar piano secara berkelompok kini menjadi alternatif pembelajaran yang sedang populer di Amerika, Eropa, Australia dan beberapa Negara Asia seperi Jepang, Korea, Cina, dan tak ketinggalan pula Indonesia. Banyak keuntungan yang diperoleh dengan mengajar piano secara berkelompok. Diantaranya menjadi lebih efektif dn efisien. Berikut tips untuk mengajar piano sistem grup:

  1. Mengamati siswa
    Menjadi kewajiban bagi guru untuk mengumpulkan sebanyak mungkin latar belakang dan kebiasaan perilaku siswa-siswanya meskipun yang dihadapi adalah sekelompok siswa dalam sebuah kelas. Seringkali, seorang guru terjebak pada rancangan pengajaran, teksbook, materi pengajaran, atau apapun bentuk lainnya. Akibatnya guru tidak dapat mengetahui dengan pasti bagaimana reaksi balik dari pengajaran yang disampaikan atau bagaimana dia harus mengatasi persoalan materi pengajarannya, bila tidak pernah memperhatikan secara langsung pada murid-muridnya.
  2. Beri tugas pada siswa
    Berbagai variasi penugasan dapat diterapkan secara bergantian sesuai dengan yang dibutuhkan. Kemampuan yang bervariasi dari keseluruhan siswa ditentukan pada jenis-jenis penugasan yang diberikan guru. Masing-masing siswa diperdengarkan sebuah komposisi secara 'keseluruhan', sebelum mereka meninggalkan kelas dengan bekal informasi dan skill yang dibutuhkan untuk melatih materi yang dibahas secara mandiri
  3. Bahasa yang jelas
    Gunakan bahasa yang jelas pada siswa saat memberikan intruksi, walaupun pada dasarnya intruksi tidak perlu terlalu panjang dan banyak. Kerna penjelasan yang singkat dan tepat akan lebih mudah ditangkap dan diingat, daripada keterangan yang terlalu panjang, justreu akan membuat mereka sulit untuk berkonsentrasi.
  4. Banyak bekerja sedikit bicara
    Penjelasan guru biasanya diberikan saat pengajaran langsung. Ini membuat guru menjadi pusat perhatian sedangkan siswa mau tidak mau menjadi bagian yang pasif. Perlu diketahui bahwa memberikan penjelasan yang panjang pada siswa mengurangi aktifitas siswa dalam proses belajar. Lebih baik jika guru memberikan siswa contoh secara langsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar