Sabtu, 19 Maret 2016

Asyiknya Belajar Biola

Bagi pemula, pasti masih bingung bagaimana cara untuk memainkan alat musik yang satu ini. Karena salah menggesek akan menimbulkan bunti yang tidak enak didengar, selain itu salah dalam memposisikan biola, akan membuat ketidaknyamanan pada leher yang bisa jadi malah menimbulkan cidera. Untuk itu, kami sampaikan beberapa tips dalam memainkan biola untuk pemula :

1. Kencangkan bow / busur (alat penggesek senar biola)
  • Rambut (bulu) pada bow biasanya dibiarkan lemas jika tidak dipakai. Karena itu, anda harus mengencangkannya terlebih dahulu sebelum dipakai. Caranya adalah dengan memutar skrup yang ada pada bagian ujung bow. Putar hingga tercipta jarak antara rambut dengan tangkai bow kira-kira selebar lingkaran pensil.
  • Jangan gunakan jari kelingking anda untuk mengukur, karena minyak alami pada kulit jari bisa berpindah ke rambut bow. Rambut bow harus tetap kering bebas minyak untuk menghasilkan suara yang baik.
2. Gosok rambut bow dengan rosin (damar)
  • Rosin biasa terdiri dari dua jenis, yaitu yang berwarna gelap dan berwarna cerah. Dua-duanya sama saja dan bisa digunakan. Tujuan menggosok rambut bow dengan rosin ini adalah agar rambut bow menjadi sedikit lengket dan dapat mencengkeram senar biola saat digesekan.
  • Gosok rambut bow dengan rosin secara lembut dari ujung ke ujung. Cukup lakukan 3 sampai 4 kali saja, karena jika terlalu banyak, maka rambut bow bisa menjadi sangat lengket dan terlalu kuat mencengkeram senar biola. Ini akan menghasilkan suara yang terlalu nyaring dan menusuk telinga.
3. Menyetem senar biola
  • Setiap akan memainkan biola, anda perlu menyetem senar biola agar menghasilkan nada yang benar dan sesuai. Urutan nada pada senar biola mulai dari nada terendah hingga yang tertinggi adalah G - D - A - E.
  • Anda dapat menggunakan tuner listrik ataupun peluit nada untuk membantu menyetem senar biola. Putar pasak tuning yang berada pada ujung leher biola hingga anda mendapatkan nada yang tepat.
4. Cara memegang bow (tongkat gesek)
  • Letakkan bagian tengah jari telunjuk pada pegangan tongkat (pada bagian yang sedikit empuk) dan jari jempol untuk menahannya pada arah yang berlawanan. Sedangkan posisi jari tengah hingga kelingking adalah sejajar dengan jari telunjuk, dengan posisi jari kelingking agak sedikit melengkung.
  • Pegang bow dengan santai sehingga sedikit fleksibel ketika digunakan untuk menggesek senar biola. Jangan terlalu ketat dan kaku.
5. Cara memegang biola
  • Berdiri atau duduklah dengan posisi punggung lurus. Pegang leher biola dengan tangan kiri dan letakkan pantat biola pada tulang bahu dan menempel ke leher anda.
  • Jepit biola dengan tulang rahang anda (bukan tulang dagu). Fungsinya agar posisi biola bisa stabil dan tidak meleset.
6. Sempurnakan posisi tangan
  • Untuk tangan kiri yang memegang biola, anda harus memposisikan telapak tangan sedikit dibawah dagu, sehingga posisi biola lurus dan sejajar.
  • Untuk tangan kanan yang memegang bow, sebagai pemula anda harus memulai dengan mengangkat tangan setinggi mungkin untuk memudahkan anda menggesek senar biola dari yang nada terendah hingga senar dengan nada tertinggi. Dengan berjalannya waktu, anda akan mendapatkan posisi tangan yang benar-benar nyaman.
7. Mulailah belajar menggesek senar biola
  • Mulai dengan menggesek senar dalam keadaan loss (tidak dipencet). Gesek panjang, kemudian pendek. Gesek dengan tekanan, kemudian dengan lembut. Ini akan membiasakan telinga dan tangan anda untuk mendapatkan tekanan suara yang sesuai.
  • Setelah itu anda dapat melatih memainkan nada do-re-mi-fa-sol-la-si pada setiap senar maupun antara senar.

Dikutip dari berbagai sumber

Jumat, 12 Februari 2016

Beberapa Metode Yang Dapat Diterapkan Saat belajar Piano

   Banyak isu yang berkembang jika mengajar siswa anak-anak jauh lebih sulit dibandingkan dengan mengajar siswa dewasa. Kesulitan yang banyak menghadang para guru piano ketika mengajar anak-anak, bukan hanya pada cara pendekatannya yang membutuhkan ketelatenan dan kesabaran, teteapi juga pada penggunaan metode mengajarnya. Di dunia pengajaran piano, terdapat banyak buku-buku metode pengajaran piano untuk anak-anak.
         Dan bukan hal yang aneh bahwa pelajaran piano diajarkan dengan metode serta variasi yang berbeda satu dengan yang lainya. Guru-guru piano biasanya memiliki banyak pilihan diantara metode-metode yang berbeda. Sesungguhnya tidak ada satupun metode yang benar-benar bebas dari kelemahan. Setiap metode sebenarnya memiliki kelemahan dan kekuatan. Ini karena tidak setiap metode sesuai dengan anak, Karena itu, guru yang baik akan menyesuaikan pola mengajarnya sesuai dengan kebutuhan setiap siswanya. Karena itu, dia akan banyak belajar mengenai metode yang memungkinkan untuk diterapkan pada siswa-siswanya. Berikut adalah metode yang paling banyak digunakan di dunia pembelajaran piano, khususnya dalam mengajar anak-anak.


  1. Metoda Alfred, yaitu metoda yang menggunakan banyak sekali gambar-gambar berwarna-warni, dan dilengkapi dengan grafis untuk membantu dalam proses mengajar. Metode terbaru dari Alfred untuk anak-anak, selain gambar dan grafis juga dilengkapi dengan software, compact disc dan kaset.
  2. Metoda Bastien, yaitu metoda yang disebut juga " The Piano Party Series" yang sangat bagus untuk orang-orang yang bellum pernah belajar musik. Metoda ini juga sangat disukai guru-guru. Lirik-lirik lagu dalam metoda ini dapat saja diabaikan, tetapi gambar dan grafisnya sangat positif.
  3. Metoda Clark, disebut juga Music Tree. Metoda ini sangat bagus untuk menghasilkan dasar-dasar bermusik yang baik. Siswa dikenalkan dengan dinamika, hitungan/ketukan, frasa dan bentuk. Mereka membaca dengan berbeda-beda sejak hari pertama.
  4. Faber And Faber, dengan metoda ini sangat membantu guru-guru dalam memberikan program-program permulaan pada anak-anak, sebelum mereka melangkah ke program yang lebih tinggi lagi.
  5. Metoda Pace, Metode ini memberikan latihan-latihan piano secara solid dan pedagogically,  baik untuk siswa pemula, remaja, bahkan dewasa. Metoda ini lebih singkat namun lebih menantang dibandingkan dengan buku-buku metoda yang lain. Metoda ini membangun kekuatan pada pemahaman interval dan membaca not, dan meningkatkan kreativitas siswa serta pengembangan musikal yang lebih lebih lengkap kepada siswa.
  6. Metoda Robyn, pendekatan yang dilakukan Metoda Robyn adalah membaca not, baik secara interval maupun pendekatan not tunggal. Siswa biasanya menyanyikan nama-nama not dengan nyaring sementara pada saat yang sama mereka juga memainkan contoh-contoh not pada program yang disusun Robyn dan dinamakan Keyboard Town.
  7. Metoda Suzuki, metode yang berasal dari Jepang ini sangat terkenaldi negaranya dan demikian pula di Amerika Serikat. Kekuatan metoda ini adalah tidak terlalu menekankan pada penampilan secara ketat, dan karena itu anak-anak sangat menikmati musik yang mereka mainkan.
  8. Metoda Thomson, merupakan salah satu metoda pengajaran piano yang boleh dibilang kuno. Tetapi hingga saat ini masih terkenal dan digunakan oleh guru-guru. piano. Metoda ini menampilkan aransemen-aransemen sederhana repertori standar. Metode ini masih cukup berharga ditengah munculnya teknik-teknik mengajar modern yang berkembang dewasa ini

Rabu, 13 Januari 2016

10 TIPS UNTUK GURU PIANO

Hampir sebagian besar guru piano berangkat dengan ide, gagasan, dan teknik mereka sendiri dalam mengajar. Setiap guru memiliki perbedaan dalam konsep dan strategi mengajar mereka. Itu sah-sah saja, tetapi setidaknya ada 10 tips secara umum yang bisa dipakai untuk diterapkan, yaitu

  • Buatlah aturan yang baik
Buatlah aturan yang baik dalam segala aspek, walaupun itu kelihatanya tak ada hubunganya dengan pelajaran, aturan-aturan yang baik akan mempermudah guru dalam memberi pelajaran, dan akan memberikan kesan yang baik dari siswa.
  • Profesional
Ingatlah bahwa Anda adalah seorang profesional, jadi berfikir dan bertidaklah dengan profesional. Yakinkan agar siswa dan orangtua siswa bahwa mengajar adalah pekerjaan Anda. 
  • Jangan Berhenti Belajar
Selalu belajar, belajar, dan terus belajar. Jangan puas dengan apa yang anda peroleh. Tidak ada satupun metode yang sempurna untuk setiap siswa yang anda hadapi.
  • Aktif sebagai Pemain
Jadilah seorang pemain yang aktif, tak peduli apakah Anda bermain untuk sebuah paduan suara di acara keagamaan, tampil dalam pertunjukan dan konser informal, baik di rumah maupun di studio. Penampilan - penampilan yang teratur akan membantu Anda memfokuskan pada keinginan siswa, dan membiarkan siswa melihat apa yang sudah diajarkan dan bisa langsung diterapkan.
  • Bicara Terbuka
Selalu bersedia untuk berbicara secara terbuka, dengan positif dan jujur kepada orangtua siswa yang menanyakan saran, bantuan, atau masukan-masukan. Karena itu akan membantu perkembangan siswa, tapi tetap harus disesuaikan dengan kemampuan siswa.
  • Referensi Guru
 Perbanyaklah referensi guru-guru lain di wilayah Anda, bergabunglah dan berkomunikasilah dengan mereka. Agar bisa saling bertukar ilmu mengajar dengan guru-guru lain.
  • Jangan Menjelekkan Guru Lain
Jangan sekali-kali Anda menjelekan guru lain, baik tentang pribadinya maupun caranya menagajar.
  • Jangan Menganakemaskan Siswa
Menganakemaskan siswa akan berdampak kurang baik bagi proses belajar siswa, karena siswa merasa tidak ada keadilan didalam proses belajar mereka
  • Jangan Memberi Perlakuan Berbeda
Jangan memberi perlakuan berbeda kepada siswa, jika memang harus diperlakukan istimewa, perlakukan semua murid secara istimewa. Ini juga berdampak terhadap perkembangan proses belajar mereka, karena dengan diperlakukan istimewa, pengajar dianggap tidak obyektif
  • Dengarkan Musik Sebanyak Mungkin
Tekankan kepada siswa untuk mendengarkan musik sebanyak mungkin. Baik rekaman maupun resital, bisa juga mengadiri konser - konser agar mereka tahu bagaimana memainkan musik, menambah referensi dan menginspirasi para siswa. Ini juga merupakan proses belajar diluar kelas


Dari berbagai sumber

Selasa, 15 Desember 2015

Hal Positif Yang Ditimbulkan Dari Musik Klasik Untuk Kesehatan

          Sudah banyak penelitian yang mengungkap manfaat mendengarkan musik bagi kesehatan. Dari sekian banyak musik yang memiliki efek menyehatkan, musik klasik salah satu yang direkomendasikan untuk sering didengarkan, terutama oleh ibu hamil.
           Mendengarkan musik klasik merupakan kegiatan yang banyak direkomendasikan oleh para ahli kesehatan karena manfaatnya yang dipercaya dapat membantu perkembangan otak dan saraf janin secara maksimal. Namun ternyata, mendengarkan musik klasik tidak hanya baik bagi ibu hamil dan janinnya, karena orang dewasa pun disarankan untuk menikmati alunan musik klasik untuk alasan kesehatan. 

             Pada dasarnya, musik apapun mempunyai dampak yang sama pada orang yang mendengarkannya, yaitu menyebabkan terjadinya perubahan mood dan membuat orang yang mendengarkannya merasa lebih termotivasi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Finlandia berhasil menemukan kaitan erat antara musik klasik dengan ekspresi genetik otak, menghasilkan efek positif terhadap fungsi kognitif yang mengatur kemampuan belajar dan mengingat serta produksi dopamin.

              Lebih lanjut lagi, hasil penelitian terhadap orang-orang yang sehari-hari terpapar musik menunjukkan adanya dampak musik klasik terhadap penurunan aktivitas di dalam sel seperti synuclein-alpha (SNCA), yang diketahui sebagai sel yang menyebabkan terjadinya neurodegeneration. Selain itu, SNCA merupakan salah satu gen utama yang mengindikasikan adanya risiko penyakit Parkinson’s. Musik klasik ditemukan mampu memberikan manfaat perlindungan saraf. 

Berikut ini manfaat musik klasik bagi kesehatan yang sudah terbukti secara ilmiah, seperti dilansir dari berbagai sumber :

1. Meningkatkan performa fisik
Musik klasik yang memiliki tempo cepat dan megah bisa memacu adrenalin untuk bergerak lebih semangat sesuai irama musik saat sedang berolahraga, hingga membantu meningkatkan ketahanan tubuh tanpa membuat tubuh kelelahan.

2. Dapatkan tidur berkualitas yang memang diperlukan tubuh
Mendengarkan musik klasik akan membantu tubuh Anda rileks sekaligus memberikan efek menenangkan pada pikiran. Suatu penelitian yang melibatkan objek penelitian para mahasiswa yang mengalami insomnia menunjukkan adanya perkembangan positif saat mereka diberikan terapi musik klasik selama 45 menit.

3. Membantu mengurangi rasa sakit kronis secara alami
Bagi mereka yang baru saja sembuh atau sedang dalam masa pemulihan setelah dioperasi atau memiliki bagian tubuh yang terasa sakit, musik klasik dapat membantu memprogram ulang otak untuk lebih fokus kepada musik yang mengalun daripada terhadap rasa sakit fisik yang dialami. Karena otak yang dialihkan dari rasa sakit, terapi musik klasik dapat membantu mempercepat penyembuhan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

4. Memperbaiki mood dan menurunkan kadar stres
Musik klasik dapat membantu menenangkan emosi-emosi seperti rasa cemas, sedih dan tidak terkendali. Efek yang ditimbulkan musik klasik bagi tubuh disetarakan dengan efek yang diterima tubuh saat menerima pijatan. Reaksi kimia yang baik dalam otak terjadi karena adanya terapi musik sehingga otak dapat meminimalisir stres dan depresi. Pikiran pun menjadi lebih jernih, membuahkan tindakan yang lebih hati-hati dan terkendali.

5. Meningkatkan kekuatan otak atau pikiran
Mendengarkan musik klasik sebagai terapi otak memiliki istilah yang sempat populer, yaitu Efek Mozart. Penelitian yang melibatkan para murid sekolah yang mendengarkan musik klasik menunjukkan adanya peningkatan performa akademik dan peningkatan IQ secara menyeluruh.

Musik klasik juga dapat diperdengarkan pada musik klasik untuk membantu kemampuan mereka mengingat suara dan memperbaiki mood

Rabu, 09 Desember 2015

10 KUALITAS SISWA PIANO YANG BERHASIL

Belajar piano tidaklah mudah, dan membutuhkan usaha yang keras serta dorongan yang kuat dari dalam diri sendiri. Dorongan dari dalam diri ini merupakan faktor utama bagi seseorang yang ingin belajar piano. Pribadi seperti apa yang mendukung agar menjadi siswa yang berhasil. Berikut ini 10 kualitas yang harus dimiliki jika seseorang ingin berhasil menjadi pemain piano:

  • Sensitif. Musik adalah ungkapan emosi dan penuh kehalusan. Oleh karena itu seluruh pikiran, jiwa, dan gerak tubuh kita harus berada dalam keadaan 'tune' dalam mengekspresikannya. Kita harus mengungkapkan dengan hati-hati dalam menyerap dan merasakan musik. Kepekaan ini adalah salah satu aspek yang dipercaya dapat menentukan kualitas dari seseorang siswa yang berhasil.
  • Daya tahan. Bermain piano bukan sesuatu yang akan dicapai dalam semalam. Kenyataanya, kita harus menyadari dan menerima bahwa kita mungkin memiliki kesempatan emas enam tahun kedepan sebelum kita benar-benar kompeten. Sekali anda memainkan piano pada saat yang sama anda akan merasakan bahwa perjalanan masih sangat jauh.
  • Ingin tahu. Bila kita ingin mengerti apa itu andante, kita tidak boleh berhenti mencari tahu , hingga kita dapat mengingat dengan sendirinya.
  • Antusias. Sangat sulit mengerjakan sesuatu hal bila kita tidak memiliki hasrat, dorongan dan cara pandang yang positif terhadap sesuatu. Sebuah kesungguhan untuk mencintai dan menyukai musik yang teraktualisasi melalui instrumen berpengaruh kuat terhadap kemajuan diri.
  • Tekun. Dalam belajar piano, perasaan "menggampangkan" sangat tidak dianjurkan. Jadi, mau tidak mau harusdipelajari dengan sungguh-sungguh dan tekun.
  • Sabar. Belajar piano sangat sulit. Harus bisa sabar dengan diri sendiri. Baik dalam mengendalikan pikiran maupun seluruh tubuh ketika sedang belajar.
  • Rasional. Cukup konsentrasi pada seluruh jari-jari tangan anda ketika memainkannya. Berpikirlah realistis dan masuk akal.
  • Dedikasi. Harus menyediakan waktu untuk kerja keras yang pantang menyerah untuk belajar piano. Jadikan bermian piano menjadi prioritas didalam kehidupan.
  • Kreatif. Sederet notasi musik, bukanlah hanya musik itu sendiri. Melainkan bagaimana cara nada-nada musik itu dapat membawa sebuah pengalaman hidup melalui musik.
  • Rendah hati. Ketika seseorang belajar piano, dia pasti juga butuh pengakuan tetapi harus menerima batasan. Seperti semua bentuk seni, tidak ada yang sempurna.