Selasa, 15 Desember 2015

Hal Positif Yang Ditimbulkan Dari Musik Klasik Untuk Kesehatan

          Sudah banyak penelitian yang mengungkap manfaat mendengarkan musik bagi kesehatan. Dari sekian banyak musik yang memiliki efek menyehatkan, musik klasik salah satu yang direkomendasikan untuk sering didengarkan, terutama oleh ibu hamil.
           Mendengarkan musik klasik merupakan kegiatan yang banyak direkomendasikan oleh para ahli kesehatan karena manfaatnya yang dipercaya dapat membantu perkembangan otak dan saraf janin secara maksimal. Namun ternyata, mendengarkan musik klasik tidak hanya baik bagi ibu hamil dan janinnya, karena orang dewasa pun disarankan untuk menikmati alunan musik klasik untuk alasan kesehatan. 

             Pada dasarnya, musik apapun mempunyai dampak yang sama pada orang yang mendengarkannya, yaitu menyebabkan terjadinya perubahan mood dan membuat orang yang mendengarkannya merasa lebih termotivasi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Finlandia berhasil menemukan kaitan erat antara musik klasik dengan ekspresi genetik otak, menghasilkan efek positif terhadap fungsi kognitif yang mengatur kemampuan belajar dan mengingat serta produksi dopamin.

              Lebih lanjut lagi, hasil penelitian terhadap orang-orang yang sehari-hari terpapar musik menunjukkan adanya dampak musik klasik terhadap penurunan aktivitas di dalam sel seperti synuclein-alpha (SNCA), yang diketahui sebagai sel yang menyebabkan terjadinya neurodegeneration. Selain itu, SNCA merupakan salah satu gen utama yang mengindikasikan adanya risiko penyakit Parkinson’s. Musik klasik ditemukan mampu memberikan manfaat perlindungan saraf. 

Berikut ini manfaat musik klasik bagi kesehatan yang sudah terbukti secara ilmiah, seperti dilansir dari berbagai sumber :

1. Meningkatkan performa fisik
Musik klasik yang memiliki tempo cepat dan megah bisa memacu adrenalin untuk bergerak lebih semangat sesuai irama musik saat sedang berolahraga, hingga membantu meningkatkan ketahanan tubuh tanpa membuat tubuh kelelahan.

2. Dapatkan tidur berkualitas yang memang diperlukan tubuh
Mendengarkan musik klasik akan membantu tubuh Anda rileks sekaligus memberikan efek menenangkan pada pikiran. Suatu penelitian yang melibatkan objek penelitian para mahasiswa yang mengalami insomnia menunjukkan adanya perkembangan positif saat mereka diberikan terapi musik klasik selama 45 menit.

3. Membantu mengurangi rasa sakit kronis secara alami
Bagi mereka yang baru saja sembuh atau sedang dalam masa pemulihan setelah dioperasi atau memiliki bagian tubuh yang terasa sakit, musik klasik dapat membantu memprogram ulang otak untuk lebih fokus kepada musik yang mengalun daripada terhadap rasa sakit fisik yang dialami. Karena otak yang dialihkan dari rasa sakit, terapi musik klasik dapat membantu mempercepat penyembuhan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

4. Memperbaiki mood dan menurunkan kadar stres
Musik klasik dapat membantu menenangkan emosi-emosi seperti rasa cemas, sedih dan tidak terkendali. Efek yang ditimbulkan musik klasik bagi tubuh disetarakan dengan efek yang diterima tubuh saat menerima pijatan. Reaksi kimia yang baik dalam otak terjadi karena adanya terapi musik sehingga otak dapat meminimalisir stres dan depresi. Pikiran pun menjadi lebih jernih, membuahkan tindakan yang lebih hati-hati dan terkendali.

5. Meningkatkan kekuatan otak atau pikiran
Mendengarkan musik klasik sebagai terapi otak memiliki istilah yang sempat populer, yaitu Efek Mozart. Penelitian yang melibatkan para murid sekolah yang mendengarkan musik klasik menunjukkan adanya peningkatan performa akademik dan peningkatan IQ secara menyeluruh.

Musik klasik juga dapat diperdengarkan pada musik klasik untuk membantu kemampuan mereka mengingat suara dan memperbaiki mood

Rabu, 09 Desember 2015

10 KUALITAS SISWA PIANO YANG BERHASIL

Belajar piano tidaklah mudah, dan membutuhkan usaha yang keras serta dorongan yang kuat dari dalam diri sendiri. Dorongan dari dalam diri ini merupakan faktor utama bagi seseorang yang ingin belajar piano. Pribadi seperti apa yang mendukung agar menjadi siswa yang berhasil. Berikut ini 10 kualitas yang harus dimiliki jika seseorang ingin berhasil menjadi pemain piano:

  • Sensitif. Musik adalah ungkapan emosi dan penuh kehalusan. Oleh karena itu seluruh pikiran, jiwa, dan gerak tubuh kita harus berada dalam keadaan 'tune' dalam mengekspresikannya. Kita harus mengungkapkan dengan hati-hati dalam menyerap dan merasakan musik. Kepekaan ini adalah salah satu aspek yang dipercaya dapat menentukan kualitas dari seseorang siswa yang berhasil.
  • Daya tahan. Bermain piano bukan sesuatu yang akan dicapai dalam semalam. Kenyataanya, kita harus menyadari dan menerima bahwa kita mungkin memiliki kesempatan emas enam tahun kedepan sebelum kita benar-benar kompeten. Sekali anda memainkan piano pada saat yang sama anda akan merasakan bahwa perjalanan masih sangat jauh.
  • Ingin tahu. Bila kita ingin mengerti apa itu andante, kita tidak boleh berhenti mencari tahu , hingga kita dapat mengingat dengan sendirinya.
  • Antusias. Sangat sulit mengerjakan sesuatu hal bila kita tidak memiliki hasrat, dorongan dan cara pandang yang positif terhadap sesuatu. Sebuah kesungguhan untuk mencintai dan menyukai musik yang teraktualisasi melalui instrumen berpengaruh kuat terhadap kemajuan diri.
  • Tekun. Dalam belajar piano, perasaan "menggampangkan" sangat tidak dianjurkan. Jadi, mau tidak mau harusdipelajari dengan sungguh-sungguh dan tekun.
  • Sabar. Belajar piano sangat sulit. Harus bisa sabar dengan diri sendiri. Baik dalam mengendalikan pikiran maupun seluruh tubuh ketika sedang belajar.
  • Rasional. Cukup konsentrasi pada seluruh jari-jari tangan anda ketika memainkannya. Berpikirlah realistis dan masuk akal.
  • Dedikasi. Harus menyediakan waktu untuk kerja keras yang pantang menyerah untuk belajar piano. Jadikan bermian piano menjadi prioritas didalam kehidupan.
  • Kreatif. Sederet notasi musik, bukanlah hanya musik itu sendiri. Melainkan bagaimana cara nada-nada musik itu dapat membawa sebuah pengalaman hidup melalui musik.
  • Rendah hati. Ketika seseorang belajar piano, dia pasti juga butuh pengakuan tetapi harus menerima batasan. Seperti semua bentuk seni, tidak ada yang sempurna.